Pengalaman Mengikuti Program MBKM Bina Desa di Desa Adat Pedungan

Kami, Gusti Ayu Dian Lestari, Ni Putu Ayu Diah Laksmi Subrata, Ni Putu Rira Califia Putri Karna, dan Gek Putu Bintang Prada Apsara, merupakan mahasiswa Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana yang berkesempatan mengikuti Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui Program Kampus Berdampak Bina Desa di Desa Adat Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.


Program MBKM Bina Desa memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar secara langsung melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Selama program berlangsung, kami tidak hanya memperoleh pengalaman di luar lingkungan akademik, tetapi juga dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari selama perkuliahan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.


Sebelum kegiatan dimulai, kami bersama tim melakukan identifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat Desa Adat Pedungan. Berdasarkan hasil observasi, terdapat beberapa bidang yang menjadi perhatian, terutama pendidikan, lingkungan, informasi, serta kesehatan dan sosial. Oleh karena itu, kami menyusun berbagai program kerja yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.


Selama mengikuti program MBKM Bina Desa, kami melaksanakan berbagai kegiatan, seperti pengajaran Bahasa Inggris dan pengenalan Bahasa Jepang kepada siswa sekolah dasar, sosialisasi dan praktik pembuatan Eco Enzyme, pembuatan lubang biopori, serta pembuatan potpourri dari bahan alami. Kami juga mengembangkan website desa dan majalah sebagai media informasi untuk memperkenalkan profil, sejarah, budaya, dan potensi Desa Adat Pedungan kepada masyarakat yang lebih luas.


Selain itu, kami turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu, Safari Kesehatan, serta kunjungan kepada lansia bersama perangkat desa. Melalui kegiatan tersebut, kami belajar mengenai pentingnya kepedulian sosial, komunikasi yang baik, serta kerja sama dengan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai kegiatan pengabdian.


Selama mengikuti program ini, tentu terdapat berbagai tantangan, seperti menyesuaikan jadwal kegiatan, membagi tugas dalam tim, serta beradaptasi dengan kondisi di lapangan. Namun, melalui komunikasi yang baik, kerja sama, dan saling mendukung, seluruh program dapat terlaksana dengan baik.


Program MBKM Bina Desa memberikan banyak manfaat bagi kami. Selain meningkatkan kemampuan bekerja sama, komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, dan pemecahan masalah, kami juga memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami pentingnya peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.


Bagi kami, program ini menjadi salah satu pengalaman paling berharga selama menempuh pendidikan di Universitas Udayana. Kami tidak hanya memperoleh ilmu dan pengalaman baru, tetapi juga membangun hubungan yang baik dengan masyarakat Desa Adat Pedungan. Semoga Program MBKM Bina Desa dapat terus diselenggarakan sehingga semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan untuk belajar, mengabdi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.