Martyn Chrisitian Berhasil Meraih Gelar Bagus Fakultas Ilmu Budaya

    Rasa bahagia campur haru mewarnai auditorium Widya Sabha Mandala Fakultas Ilmu Budaya pada hari Rabu (15/6). Pasalnya, setelah melewati banyak rintangan, mahasiswa program studi Sastra Jepang, Martyn Chrisitian Redondo Gultom berhasil meraih peringkat tertinggi dalam kompetisi Jegeg Bagus yang diadakan Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya,


    Martyn mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi ini, "Karena memang tidak pernah terpikirkan oleh saya untuk dapat meraih gelar sebagai bagus FIB. Tentunya saya juga sangat bahagia, karena usaha yang saya lakukan dapat berbuah hasil yang baik.", ungkap Martyn.


    Martyn menjalani proses latihan selama kurang lebih 1 bulan bersama paguyuban Jegeg Bagus Fakultas Ilmu Budaya. Menurutnya, proses latihan ini begitu susah baginya yang memang tidak mempunyai dasar ilmu dalam bidang pageant. Di sana Martyn diajarkan cara menjawab pertanyaan, cara berjalan, cara berdiri dan berpose, serta cara agar dapat menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Namun latihan berat tersebut sedikit demi sedikit dapat dilewati dengan baik, "berkat usaha keras yang saya lakukan dan juga dukungan dari teman-teman di Jegeg Bagus Fakultas Ilmu Budaya, kakak-kakak dan teman-teman di HMPS Sastra Jepang, serta keluarga saya."




    Cerita dilanjutkan Martyn dengan mengungkapkan kendalanya selama proses mengikuti kompetisi ini, "Kendala utama yang saya hadapi adalah kesulitan untuk membagi waktu latihan dan juga waktu kuliah. Kendala selanjutnya adalah masalah dari diri sendiri. Ajang Jegeg Bagus menuntut kita untuk dapat menjadi versi terbaik dari diri sendiri, maka dari itu, dibutuhkan sebuah kesiapan mental untuk dapat merubah diri sendiri supaya menjadi sosok yang baik bagi orang sekitar. Terlebih, pada 4 atau 5 hari sebelum grand final, saya kehilangan semangat dan tujuan saya mengikuti ajang ini, beberapa hal terjadi dalam hidup saya. Namun, karena ini adalah tanggung jawab yang sudah saya ambil, maka saya harus menyelesaikannya dengan baik dan saya tidak ingin mengecewakan teman-teman yang sudah mendukung saya sampai sejauh ini."


    Pesan Martyn terhadap mahasiswa lain adalah  tetap semangat dalam menjalani apapun yang kalian lakukan. Jangan melakukan atau mengambil tanggung jawab dengan motivasi atau tujuan yang sewaktu-waktu dapat menghilang. Ketika berhasil mencapai sesuatu ucapkan terima kasih terutama pada dirimu sendiri, tetapi jangan sampai membenci atau menyakiti dirimu ketika kamu mengalami kegagalan. Dan yang terakhir, selesaikan apa yang telah dirimu mulai dengan sepenuh hati dan tanggung jawab.


    Terima kasih atas kerja kerasnya dan selamat atas prestasinya, Martyn! Tetap semangat untuk mengemban tugas selama satu tahun ke depan. (nr)